Pijat Bayi Untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Anak

Stimulasi merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapat stimulasi yang terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau tidak mendapat stimulasi. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah pijat bayi. Bayi yang dipijat secara berkala mempunyai pertumbuhan dan perkembangan sistem motorik yang lebih baik, memperkuat sistem pencernaan, pernapasan, dan peredaran darah bayi, pengenalan terhadap lingkungannya serta menenangkan sehingga membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Pijat bayi akan membuat penurunan hormon kortisol, yaitu hormon penyebab stres. Itulah sebabnya bayi yang rutin dipijat akan menjadi lebih riang, aktif dan jarang menangis. Hormon oksitosin atau hormon cinta akan meningkat produksinya sehingga dapat menimbulkan rasa nyaman dan kasih sayang serta mempererat ikatan emosional antara Anda dan bayi Anda. Bila bayi Anda memiliki masalah berat badan, pemijatan secara teratur akan menstimulasi hormon pertumbuhan yang berpengaruh untuk meningkatkan berat badan bayi. Pemijatan dapat dilakukan setiap hari pada bayi berusia kurang dari 1 tahun. Tunggu setidaknya 30 menit setelah menyusui sebelum memijat bayi. Saat memijat, putarkan musik yang menenangkan dan redupkan lampu ruangan serta jaga kontak mata dengan bayi dan bicaralah dengan suara yang menenangkan.

Beberapa persiapan yang diperlukan sebelum memulai pemijatan.
1. Pilih waktu pemijatan saat Anda santai dan tidak tergesa-gesa dan tidak akan terputus di tengah jalan.
2.   Siapkan perlengkapan pijat seperti minyak untuk memijat (baby oil, minyak telon atau minyak nabati), alas, popok bersih dan pakaian ganti.
3. Lepas gelang, cincin dan potong kuku-kuku jari Anda yang panjang agar tidak menyakiti kulit bayi Anda.
4. Letakkan alas atau handuk lembut di atas permukaan yang datar dan lepaskan pakaian bayi. Anda juga dapat meletakkan bayi di pangkuan Anda. Letakkan bayi dengan posisi telentang saat Anda memijat bagian depan bayi Anda, lalu tengkurap saat memijat bagian belakang.
5.  Pijat bayi dengan lembut namun tegas dengan telapak tangan atau jari. Jangan terlalu banyak memberikan tekanan pada tubuh bayi yang rapuh dan hindari daerah tulang belakang.
6.  Saat memijat, putarkan musik yang menenangkan dan redupkan lampu ruangan.
7.  Sebelum memijat, mintalah izin kepada bayi dengan cara membelai wajahnya sambil mengajak bicara.

Setelah melakukan persiapan, kini saatnya memulai melakukan pemijatan untu bayi Anda. Mulailah dari kaki, lengan, dilanjutkan pada dada, perut, punggung hingga bagian muka, atau sesuai dengan keinginan bayi Anda.
·   Kaki. Mulailah dengan memegang kaki bayi pada pangkal paha seperti cara memegang pemukul softball. Gerakkan tangan ke bawah secara bergantian seperti memerah susu dan putar. Usap kaki bayi dengan tekanan lembut dari pangkal paha hingga akhir.
·    Telapak Kaki. Ambil salah satu telapak kakinya dan secara lembut putarlah beberapa kali ke arah kiri, lalu ulangi lagi ke arah kanan. Setalah itu, pijatlah punggung telapak kakinya mulai dari arah mata kaki ke arah jari-jari kaki.
·     Tumit. Gunakan ibu jari Anda untuk memijat dengan membentuk lingkaran pada tumit bayi Anda.
·    Jari Kaki. Peganglah jari mungilnya satu per satu menggunakan ibu jari dan telunjuk Anda, kemudian secara lembut tariklah searah dengan jarinya sehingga jari-jari Anda terlepas di ujung jari kaki bayi. Lakukan untuk kesepuluh jari kakinya.
·   Lengan. Hampir sama dengan gerakan pijat kaki, ambil salah satu lengannya dan lakukan gerakan seperti memerah susu, mulai dari ketiaknya, terus hingga ke pergelangan tangan. Kemudian pegang telapak tangannya, dan putar-putar secara perlahan beberapa kali, ke arah kanan dan kiri.
·  Perut. Pijat perut bayi dari atas ke bawah seperti gerakan mengayuh sepeda. Pijat perut mulai bagian kiri atas ke bawah dengan jari-jari tangan membentuk huruf I lalu L terbalik.
·    Dada. Katupkan kedua telapak tangan Anda, letakkan pada dadanya. Buat gerakan ke atas sampai dengan bawah leher lalu ke samping kiri-kanan di atas tulang selangka membentuk gambar jantung lalu kembali ke ulu hati. Gerakan diagonal di dada (huruf X) dari kiri ke kanan.
·    Muka. Letakkan ibu jari diantara alis mata si bayi. Pijat dengan ibu jari secara lembut pada alis dan di atas kelopak mata. Pijat dari pertengahan alis turun ke bawah melalui samping lipatan hidung.
·    Punggung. Posisikan bayi pada posisi tengkurap. Buatlah pijatan lembut melingkar dengan kedua tangan, dimulai dari bawah lehernya sampai ke pantat bayi.
Setelah pemijatan selesai, selubungi bayi dengan handuk bersih dan serta peluklah bayi Anda. Kemudian bersihkan tubuh bayi. Jika pemijatan dilakukan pagi hari, bisa dilanjutkan dengan memandikan bayi, namun jika dilakukan pada malam hari, cukup bersihkan tubuh bayi dengan air hangat.

0 komentar:

Posting Komentar

More

Whats Hot